Kamis, 16 Juni 2011

Dicari, Penyiar Berita TV Berani Tanpa Busana


 Lugas, memiliki kemampuan presentasi dan nyaman menunjukan setiap inchi bagian dari kulit anda? Bergabunglah dengan kami sebagai pembaca berita tanpa busana.

Demikian kutipan iklan lowongan pekerjaan yang dibuka sebuah perusahaan televisi independen Alt di New Zealand, baru baru ini. Stasiun televisi itu memiliki ide gila untuk menayangkan program pembaca berita malam minus busana.

"Kandidat harus memiliki kemampuan melaporkan dengan baik dan yang penting dapat menunjukan 'aset' di depan para pemirsa yang haus berita," tulis iklan tersebut seperti dikutip dari tv3.co.nz .

Para pelamar yang diundang untuk melakukan tes tentunya adalah wanita muda yang mahir berbicara secara jelas, artikulatif, percaya diri, dan nyaman memperlihatkan setiap lekuk tubuhnya.

Para calon presenter bugil itu nantinya akan disaring melalui audiensi yang ditayangkan secara live oleh saluran televisi itu.

Tubuh indah sepertinya menjadi prioritas utama dari rekruitmen itu. Karena pelamar tidak diharuskan menyerahkan contoh suara mereka dalam membaca berita, para wanita muda itu hanya diminta menyertakan foto setengah badan, yang topless.

Ini akan menjadi sulit bagi para peserta audisi. Televisi tersebut menargetkan akan mencari calon pembaca berita barunya itu selama empat pekan. Pelamar yang lolos akan dikontrak selama 3 bulan.

Direktur bagian Kreatif Alt TV Oliver Driver mengatakan ide program baru itu didapat dari Kanada, di mana sebuah situs nakednews.com lahir pada 2000. Situs tersebut mencatat hits pengunjung yang lumayan fantastik yaitu enam juta per bulan.

Driver percaya bahwa program barunya itu akan banyak menuai kecaman, namun dia memastikan bahwa acara berita tersebut akan tetap berkualitas. "Integritas tak akan dikorbankan oleh tubuh," ujarnya.

Sementara itu organisasi Keluarga New Zealand Bob Mc Coskrie menyatakan khawatir dengan program yang akan diluncurkan ." Ini akan menjadi sangat mengerikan," tandasnya.








Sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Post