Tampilkan postingan dengan label Berita Lokal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Lokal. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Juni 2011

Mirip Film Laga! Rampok-Polisi Adu Tembak

Mirip Film Laga! Rampok-Polisi Adu Tembak


Kawasan pertokoan Dotamana, Batam Kota, Minggu (12/6/2011) malam gempar. Bunyi tembakan bersahut-sahutan saat satuan reskrim Polresta Barelang menyergap kawanan perampok yang menyatroni toko sembako Sumber Kita milik Aciang.
Bak aksi di film laga, polisi dan perampok baku tembak selama lima menit. Jefri, pelaku perampokan, tewas terkena tembakan di kepala. Jefri bak jagoan menghadang petugas yang melakukan penyergapan.
"Pelaku yang tewas Jefri, saat akan diamankan anggota pelaku menembak duluan. Makanya anggota kita terkena serempetan senpi rakitannya itu. Saya tidak tahu persis pelaku ditembak berapa kali, pokonya banyaklah. Tapi seorang pelaku yang kabur sempat terkena tembak anggota," ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Aries Andi yang langsung memimpin langsung penyergapan.
Polisi menangkap dua tersangka yakni Sularno dan Safrizal. Sedangkan dua pelaku yang masuk kedalam toko berhasil melarikan diri lewat samping toko dengan menggunakan sepeda motornya.
Saat beraksi, kawanan perampok terbilang sadis. Mereka menyekap tiga orang karyawan toko yakni Paisal, Adi dan Edi. Pelaku juga melukai kepala Aciang menggunakan parang karena sempat melawan. Belum jelas benar berapa jumlah perampok yang beraksi. Namun korban mengaku perampok berjumlah enam orang, sementara kepolisian menduga perampok berjumlah delapan orang.











Sumber
Read More >>

Sebelum Lapor Polisi Tubuh End Ditindih Pelaku

Sebelum Lapor Polisi Tubuh End Ditindih Pelaku



Seorang mahasiswi berinisial END (18), mengaku dicabuli oleh pria yang baru dua bulan dikenalnya, Sabtu (11/6/2011) pukul 02.00 WIB.
Bila saja korban tidak melawan, maka kegadisannya pasti didapat oleh pelaku berinisial D (30).
Sebelum kejadian korban diajak bertemu oleh pelaku. Lalu mereka makan sate dan nasi di warung yg berbeda. Karena sudah larut malam, korban diajak ke penginapan di Jl Letkol Iskandar dekat Pasaraya JM kamar No 23.
Dari dalam kamar, pelaku mengunci pintu dan memaksa membuka pakaian korban. Setelah berhasil, korban yang tinggal mengenakan pakaian dalam diangkat oleh pelaku dan dibaringkan di atas kasur.
Tubuh korban ditindih oleh pelaku sambil melakukan perbuatan tak senonoh. Korban akhirnya berontak dan menolak.
Tetapi korban dihalangi pelaku saat mencoba melarikan diri.
Namun akhirnya korban berhasil keluar kamar dan disusul oleh pelaku. Kemudian, korban diantar pulang oleh pelaku ke asrama.(*)





Sumber
Read More >>

Apes! Gadis Muda Ini 5 Kali Diperkosa Pengangguran

Apes! Gadis Muda Ini 5 Kali Diperkosa Pengangguran


 YR (16), warga Sekip Bendung melaporkan kasus empat kali pemerkosaan yang menimpa dirinya ke Polresta Palembang, Senin (13/6/2011) pukul 13.00 WIB.
Didampingi orangtuanya, korban menuturkan, pada awalnya dia mengenal pelaku bernama Arianto (24), lelaki pengangguran, warga Tanjunglago Banyuasin selama lima bulan. Mereka tidak pernah bertemu dan hanya melakukan komunikasi melalui telepon.
Korban mengenal pelaku setelah dikenalkan oleh temannya. Saat aksi pemerkosaan terjadi pada Minggu (5/6/2011) pukul 09.00 WIB. Pelaku diajak korban pergi jalan-jalan.
Lalu saat korban akan diantar pulang, Arianto malah mengajak korban ke rumah kontrakan yang ada di km 9. Di rumah ini, pelaku memaksa korban untuk melakukan hubungan suami istri. Sebelumnya, korban mencoba melawan. Namun pelaku justru mengancam korban jika tidak menuruti kemauannya. Akhirnya korban tak dapat melawan.
Ternyata pascakejadian pertama, pelaku kembali memerkosa korban sebanyak empat kali pada waktu yang berbeda. Bahkan korban sempat diajak ke rumah tersangka selama sehari semalam.(*)

Sumber
Read More >>

Senin, 06 Juni 2011

Hamil Lima Bulan Nekat Tenggak 14 Butir Pil Tidur




Entah apa yang ada di dalam pikiran ibu muda satu ini. Siti Halimah (20) yang tengah hamil lima bulan ini menenggak 14 butir ketika berada di rumahnya di bilangan Seruni Gandus, Palembang, Minggu (5/6/2011) sekitar pukul 09.00 WIB

Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh, diduga korban menghadapi masalah yang berat. Oleh karena terkekan dengan masalah tersebut, tanpa disadari keluarganya korban langsung meminum 14 butir obat tidur di rumahnya.

Pihak keluarga baru mengetahui ketika korban muntah-muntah dan mengalami pusing dan seperti orang mabuk. Kontan saja, korban langsung dilarikan pihak keluarga ke ruang Medikal RSMH Palembang untuk mendapat pertolongan.

"Kami juga tidak tahu dok, katanya 14 butir. Kami juga terkejut melihat dia muntah-muntah," ujar salah satu keluarganya kepada dokter jaga ruang Medikal RSMH Palembang.

Karena korban sedang hamil, korban juga harus menjalani pemeriksaan di ruang kebidanan IRD RSMH Palembang untuk memastikan janin yang ada di dalam rahimnya baik-baik saja.

Korban sempat beberapa kali menjalani perawatan baik di ruang Medikal maupun di ruang Kebidanan untuk mengecek keadaan keduanya agar tetap sehat dan tidak terjadi hal-hal yang tidak inginkan. 


sumber
Read More >>

Dua Gadis Remaja Diperkosa Pacar di Rumah Kosong


Dua gadis remaja diduga diperkosa oleh masing-masing pacar mereka setelah keempatnya pergi jalan-jalan di Ampang, Kuala Lumpur, Malaysia. Demikian diberitakan The Star, Sabtu (4/6/2011).

Sang tersangka masing-masing berusia 19 dan 23 tahun membawa pacar mereka yang berumur 14 dan 17 tahun di rumah kosong saat jalan-jalan, Selasa lalu. Rumah kosong itu dimiliki seorang anggota keluarga satu dari dua tersangka.

Kedua gadis itu memutuskan tidur siang ketika pacar mereka sedang mandi. Beberapa menit kemudian kedua pria itu datang dan kemudian memperkosa keduanya.

Mereka mengancam agar kedua gadis itu tak mengatakan kepada siapapun sebelum meninggalkan mereka di stasiun kereta api.

Polisi mengatakan jika kedua tersangka sudah ditangkap sementara gadis itu dikirim ke RS untuk divisum.
sumber
_______
Read More >>

Sabtu, 04 Juni 2011

Hantu Korban Perkosaan Hebohkan SMAN 11 Jambi





 Puluhan siswa sekolah menengah atas negeri 11 (SMAN 11) JambiPeristiwa terjadi mulai dari pagi hingga mendekati tengah hari. Roh pengganggu batin siswa tersebut meminta darah dan bantuan untuk membalas dendam.

Kejadian bermula ketika siswa memulai aktivitas belajar pada pagi hari. Saat itu yang terkena ganggunan mahluk halus hanya dua orang siswa di kelas 10.5. Kemudian setelah siswa kelas tersebut dipastikan pulih, tiba-tiba siswa kelas 10.2 gantian kesurupan. Berikutnya kelas 10.1 yang diganggu oleh mahluk halus tersebut.


Datangnya tidak secara bersamaan begitu. Hanya beberapa orang saja yang kesurupan, kemudian pindah ke kelas-kelas lain sampai siang hari,”ungkap Annisa, seorang siswa. Siswa yang kesurupan berteriak- teriak histeris dan kejang-kejang.
Bahkan ada siswa yang kondisinya sangat lemah dan tidak bisa disadarkan di sekolah, dijemput pulang oleh orang tuanya. Sementara siswa lain yang sebelumnya kesurupan, kemudian berhasil disembuhkan tetap melanjutkan proses belajar mengajar sampai jam pulang sekolah.


Annisa menjelaskan, saat teman-temannya kesurupan, dirinya sempat mendengar bahwa suara setan yang merasuki jiwa teman-temannya merupakan perempuan. Kemudian dirinya juga mendengar bahwa suara aneh tersebut meminta darah, serta meminta bantuan untuk membalaskan dendamnya. Bahkan, suara wanita yang merasuki temannya itu mengatakan dirinya menjadi setan penasaran karena meninggal setelah diperkosa di hutan pinus (hutan kota).


'Setannya juga meminta bantuan untuk membalaskan dendamnya membunuh si pemerkosa ,” ungkap Annisa.

Kejadian kemarin (23/11/2010) merupakan peristiwa kesurupan kedua kalinya. Sebelum itu kejadian serupa juga terjadi satu hari sebelumnya. Saat itu siswa yang terserang kesurupan lebih banyak dibandingkan yang terjadi pada hari selasa lalu. Kendati demikian siswa tetap tidak diliburkan dari sekolah dan belajar tetap belangsung.


Setiap ada siswa yang kesurupan langsung di bawa keluar kelas dan dipisahkan dari teman-teman. Jadi proses belajar tetap berjalan sebagaimana biasa,”ungkap Annisa.


Nur Hamid Hadi SPd Kepala SMAN 11 Kota Jambi saat dikonfirmasi di kantornya membenarkan adanya peristiwa kesurupan tersebut. Hanya saja dirinya mengatakan bahwa peristiwa tersebut masih mampu diatasi oleh pihak sekolah. Bahkan dirinya juga memastikan bahwa proses belajar mengajar tidak terganggu sama sekali.


Seluruh siswa tetap kita wajibkan belajar dan tidak kita liburkan,” ungkapnya.

Nur Hamid Hadi sendiri tidak bisa memastikan berapa siswanya yang mengalami kesurupan dengan alasan bahwa dirinya tidak melihat langsung. Namun, dirinya mengetahui bahwa rata-rata kejadian tersebut memakan waktu antara 3-10 menit. Akan tetapi ada juga satu siswa yang terbilang lebih lama kerasukan, hingga di antarkan kembali ke keluarganya.


'Ada satu siswa yang dijemput orang tuanya karena kondisinya sangat lemah,” ungkap kepala sekolah.

Penanganan siswa yang kesurupan tersebut masih dilakukan oleh para majelis guru dan beberapa walimurid yang mengerti. Setelah coba di tenangkan oleh beberapa guru agama dan majelis guru lainnya serta bantuan wali murid kebanyakan siswa cepat kembali sadar dan langsung dapat mengikuti proses belajar kembali.


Bila ada cepat kita evakuasi dan kita coba kembalikan kesadarannya. Setelah itu mereka kembali belajar. Siswa yang terganggu juga tidak banyak diperkirakan lebih kurang 5 orang,”ungkapnya.

Untuk mengantisipasi terjadi hal yang sama kata Kepsek, pihak sekolah melakukan doa bersama. Sejauh ini menurut Nur Hamid Hadi, para guru yang bisa membantu yang melakukan antisipasi sisiwa yang kesurupan. Ia mengaku kalau belum memanggil orang pintar yang bisa mengatasi kesurupan siswa-siswanya

'Kalau kita lihat, anak-anak ada yang kurang istirahat, pikirannya lagi kosong, dan sebagai orang beriman, kita melakukan doa bersama. Karena ternyata setelah dicek, memang anak-anak yang kena kurang tidur, dan kondisinya yang lemah,' kata Kepsek







Sumber
Read More >>

Jumat, 03 Juni 2011

Anak Diperkosa di Kamar saat Ibu Nonton TV

Anak Diperkosa di Kamar saat Ibu Nonton TV

Rahma (53) warga Jl Andi Pettarani, Kecamatan Panakkukang, KOta Makassar melaporkan pemerkosaan yang menimpa anaknya ke Kepolisian Sektor Panakkukang, Kamis (2/6/2011). Akibat kejadian tersebut Keluarga Rahma merasa terpukul dan merasa dirugikan.

Laporan tersebut berawal ketika Rahma melihat darah di atas seprei kasur anaknya ketika merapikan kamar anaknya Mawar, bukan nama sebenarnya, (11). Karena penasaran ia lalu mempertanyakan penemuan darah tersebut kepada anaknya yang baru pulang sekolah.

Karena merasa tertekan Mawar menceritakan bahwa ia telah ditiduri oleh orang yang tidak dikenalinya ketika sedang berada di dalam kamar. Ketika kejadian tersebut Rahma berada di ruang keluarga menonton televisi.

Seorang pria masuk ke dalam kamar Mawar dan menidurinya. Anehnya tak ada seorang pun mengetahui kejadian itu. "Anak saya juga mengatakan bahwa dirinya baru sadar ditiduri ketika pria tersebut meraba alat kelaminnya, " ujar Rahma.

Menurut Kanitreskrim Polsek Panakkukang, Iptu Dhimas Prasetyo, pihaknya telah menerima laporan tersebut. Ia juga menambahkan akan memanggil sejumlah saksi terkait kasus tersebut dan melakukan penyelidikan. " Kami masih menyelidiki kasus tersebut, " jelas Dhimas.


Sumber
Read More >>

OB BRI yang Tewas Tertembak Itu Sepupu Wakapolda Sumbar

OB BRI yang Tewas Tertembak Itu Sepupu Wakapolda Sumbar

Office Boy(OB) Bank BRI Kanwil Medan, Jl Putri Hijau Medan, Dermawan Muhammad yang tewas tertembak Briptu Viko Panjaitan, ternyata sepupu dari Wakapolda Sumatera Barat, Kombes Ery Subagyo.

"Dermawan sepupu dari Wakapolda Sumbar, Kombes Ery Subagyo. Saya lima hari ini pergi berobat ke kampung bersama keponakan saya, istri Wakapolda Sumbar," ujar Sauliberti Nasution, ibunda almarhum Dermawan ketika ditemui Tribun di areal pemakaman Jl Halat, Rabu (1/6/2011) siang.

Perempuan yang mengenakan baju serba putih berlapis telekung ini, masih mengingat ucapan anak kesayangannya, saat akan berangkat ke Padang. Ketika itu, Dermawan berpesan agar dia menjaga diri baik-baik dan memberikan uang Rp 100 ribu.

"Mamak di sana baik‑baik ya, kalau ada apa‑apa bilang saja sama kakak (istri Wakapolda Sumbar, red). Awak hanya punya uang Rp 100 ribu, cuman ini saja yang bisa awak kasih saat ini," sebutnya menirukan perkataan anaknya.

Dermawan dikebumikan di pemakaman Jl Halat, di samping pusara ayahnya, Darusalam. Jenazah Dermawan ditempatkan satu liang dengan ayahnya.

Sumber
Read More >>

Kapal Karam, TKI Selamat Berkat Jeriken



Sebanyak 17 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang menumpang kapal pompong dari Pangerang, Malaysia berhasil selamat dari kapal yang karam. Namun perjuangan mereka untuk tetap hidup tidak mudah.
Dewanto Priyo kusumo selaku perwakilan Konsulat Jendral Republik Indonesia di Johor Baru, Malaysia turut mendampingi TKI menyatakan 7 TKI masih belum diketahui nasibnya. Berikut si tekong pompong.

"Sebanyak 17 orang yang dipulangkan melalui Batam ini, kita serahkan dulu ke Dinas Sosial kota Batam sebelum dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing. Sedangkan yang tujuh orang termasuk dua orang tekong kapal kayu asal Batam belum diketahui nasib nya. Sekarang Polisi Diraja Malaysia masih melakukan pencarian," ujar Dewanto kepadaTribunnewsbatam.com.

"Kemungkinan dua orang tekong kapal yang masih belum ditemukan itu warga Batam, karena 22 orang TKI ilegal ini rencananya akan dibawa ke Batam melalui pelabuhan tikus juga. Para TKI ini tidak tahu nama dua orang tekong kapal itu," ungkap Dewanto.

Sementara itu, Rahman salah seorang dari 17 TKI yang dipulangkan ini mengatakan, sebelum diselamatkan oleh kapal MT Hua Tuo berbendera Malaysia, katanya, ia sempat terapung-apung selama 7 jam di laut dengan menggunakan jeriken minyak solar kapal yang ditumpanginya itu.

"Hantaman kedua baru kapal tenggelam. Kawan-kawan langsung memegang tasnya masing-masing, sebagian ada yang mengambil jeriken minyak solar kapal itu," cerita Rahman saat baru tiba di Pelabuhan Feri Internasional Batam Centre.

Rahman TKI asal Jawa Timur ini mengaku membayar biaya ongkos kapal kayu yang ditumpanginya itu sebesar 500 ringgit Malaysia. Setiap TKI dikenai biaya bervariasi oleh tekong, paling kecil 500 ringgit dan paling tinggi 1500 ringgit.

Saiful TKI asal Aceh juga harus berjuang untuk selamat. Ia bercerita, bisa selamat dari terjangan gelombang saat kapal kayu yang ditumpangginya itu tenggelam berkat tas yang dibawanya. Ia tidak melepaskan tas yang berisi baju dan botol air meneral yang dibawanya.

"Untung ada botol air mineral dalam tas saya ini, jadi tasnya tidak gampang tenggelam. Saya pikir tidak akan selamat saat itu, untung ada kapal yang lewat. Kejadian ini tidak akan pernah lupa seumur hidup saya bang. Sangat mengerikan sekali. Tuhan masih memberikan kesempatan umur saya panjang," kenang Saiful.

Saiful mengaku sudah bekerja selama 8 bulan di salah satu pabrik kayu di Johor Malaysia mengaku membayar ongkos kapalnya sebanyak 900 ringgit Malaysia. Ia tak tahu akan masuk ke pelabuhan tikus mana di Batam. Tekong memperkirakan tiba di Batam sekitar pukul 05.00

Read More >>

Kamis, 02 Juni 2011

Berita - berita tentang Aruk-Biak

FOTO - FOTO KUNJUNGAN PEJABAT


Spoiler for Penampakan:



Spoiler for Penampakan:



Spoiler for Penampakan:



Spoiler for Penampakan:



Quote:

Uji Coba PPLB Aruk-Biawak, Gubernur Lakukan Perjalanan Perdan

Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, pada 1 Januari 2011 melakukan uji coba terkait keberadaan Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB) Aruk, Sambas, Indonesia dengan Custom Imigrasi Quarantine Security (CIQS) Biawak, Sarawak, Malaysia. Pelaksanaan uji coba ini dilakukan Gubernur dengan melakukan perjalanan perdana ke Sarawak dengan mengisi sendiri proses administrasi dokumen Keimigrasian kedua negara.

Gubernur didampingi Ibu Frederika Cornelis dan rombongan usai melakukan perjalanan yang melelahkan dari Pontianak tiba di Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Sambas, langsung menuju ruang petugas Imigrasi.

Kelelahan Gubernur dapat dipahami, karena jalan yang menghubungkan desa di Kecamatan Galing dan Sajingan Besar menuju PPLB Aruk mengalami kerusakan. Bahkan, kendaraan rombongan terutama tanpa double gardan terpaksa ditarik dengan alat berat. Padahal, jarak Sambas-Galing hanya 41 kilometer dan jika dari Pontianak-Galing sejauh 260 kilometer.

Gubernur yang sedianya memberi kata sambutanpun terpaksa diwakilkan kepada Bupati Sambas, karena kondisi jalan rusak, dan turunnya hujan di tapal batas Galing-Sajingan.

Gubernur dan ibu melakukan sendiri proses administrasi pengecapan paspor dengan tujuan menyeberang ke Biawak, Sarawak.

Proses administrasi Gubernur dan Ibu mengisi dan menyerahkan sendiri form yang tersedia, bukan hanya di pejabat Imigrasi Indonesia, tapi pada pejabat negara tetangga, Malaysia.

“Pembukaan PPLB Aruk-Biawak ini dapat memberikan kontribusi positif khususnya bagi masyarakat Indonesia di kawasan perbatasan. Hari ini, saya telah dan akan melihat langsung kondisi infrastruktur, segala fasilitas yang ada, khususnya jalan yang menghubungkan kampung-kampung perbatasan di antara dua negara,” jelasnya.

Baru saja, lanjut Cornelis, telah disaksikan infrastruktur jalan yang menghubungkan ibukota Kabupaten Sambas hingga ke Desa Sebunga, Sajingan. “Jalan rusak dari kecamatan Galing hingga ke kecamatan Sajingan ini seperti Kampung Taman Sagang, Ratu Sepudak, Sei Gantung, Sei Patah dan Senantang. Khususnya infrastruktur jalan ke Sajingan perlu peningkatan,” tuturnya, Sabtu (1/1) di Border Aruk, didampingi Kepala Dinas PU Provinsi Kalbar, Jakius Sinyor, Kepala Badan Pengelola Kawasan Perbatasan Kalbar, Robert Nisanto, dan Bupati Sambas, H. Burhanuddin Arasyid.

Kata Cornelis, tahun 2011, diperkirakan pemerintah pusat akan mengucurkan dana untuk peningkatan pembangunan infrastruktur jalan menuju border Aruk ini berkisar sebesar Rp. 250 hingga 300 miliar.

“Dana ini bersumber dari APBN dan Asian Development Bank (ADB). Diharapkan melalui kucuran dana ini, peningkatan infrastruktur jalan jauh lebih baik kondisinya,” katanya, sambil menuju outlet Imigrasi Malaysia.

Deputy Pejabat Imigrasi CIQS Biawak, Maurice Christopher Kapok, menuturkan kehadiran Gubernur, Ibu dan rombongan merupakan orang pertama yang melintasi CIQS Biawak ini secara resmi. “Semasa dibuka hari ini, warga Indonesia yang melintas kawasan ini sudah 38 orang, termasuk rombongan. Sedangkan, warga Malaysia sebanyak lebih kurang 28 orang,” tutur Christopher.

Kata dia, jalan yang menghubungkan dari CIQS Biawak ke Bandar, seperti Kota Serian maupun ke Kota Kuching dalam proses perlaksanaan. “Proses pembangunan jalan sudah dikerjakan. Ada yang sedang dalam tahap proses, juga ada yang sedang finishing,” jelasnya diharapan Gubernur dan rombongan.

sumber: BORNEOTRIBUNE
Read More >>

NENEK TUA JADI TERSANGKA KUMPULKAN KAYU BAKAR SAAT SUAMI SAKIT KERAS



Jajaran petugas Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Blitar, Jawa Timur, menangkap seorang nenek karena menyimpan kayu jati yang diduga diambil dari kawasan hutan selatan. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Blitar AKP Edy Herwiyanto, Rabu (1/6/2011), mengatakan, penangkapan nenek itu dilakukan setelah di rumahnya ditemukan banyak kayu jati gelondongan.





Hukum hanya ditegakan pada orang orang lemah yang tak berdaya
“Ada sekitar 18 kayu gelondongan ukuran sekitar 1,5 meter di rumahnya. Saat ini, kami masih lakukan pemeriksaan,” katanya di Blitar. Ia mengatakan, nenek itu bernama Sut (65), warga Dusun Sumberglagah, Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. Ia diketahui mengambil kayu jati di kawasan hutan selatan.

Edy juga menyebutkan, saat ini Sut diperiksa intensif dan sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan alasan ditemukan kayu dilindungi di rumahnya. Modus pengambilan kayu itu, kata Edy, nenek itu mengambil kayu di hutan dan memotongnya sendiri. Panjangnya antara 1-1,5 meter. Kayu-kayu yang kebanyakan jati itu diambil dari sisa penebangan hutan ilegal yang hingga kini masih marak terjadi di kawasan hutan selatan.

“Ia membawa kayu jati itu sendirian ke rumah. Kalau keterangan sementara, untuk keperluan sendiri bukan untuk dijual,” ujarnya. Sementara itu, nenek Sut mengaku tidak ada rencana untuk menjual kayu-kayu yang ia ambil dari hutan itu. Kayu itu rencananya hanya digunakan untuk sendiri, untuk kayu bakar. “Untuk kayu bakar, bukan untuk yang lain,” kata nenek yang tinggal hanya dengan suaminya itu.





Banyak koruptor besar yang tak tersentuh oleh kekuatan hukum karena punya kemampuan finansial membeli aparat hukum
Polisi sebenarnya juga merasa kasihan dengan nenek itu. Selain sudah tua, suami nenek itu juga sedang sakit darah tinggi. Sementara, ia hanya tinggal berdua dengan istrinya. Polisi berencana menjerat nenek itu dengan hukuman pidana, karena telah melanggar Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2004 tentang Kehutanan. Walaupun saat ini status nenek itu sudah tersangka, polisi tidak menahan nenek tersebut.

Read More >>

Senin, 30 Mei 2011

Malam Pertama Gagal Gara-gara Istri Dilarikan PIL



Malam Pertama Gagal Gara-gara Istri Dilarikan PIL
Malam pertama Fikri (26) bersama Pardila (26) yang baru dinikahi gagal total. Sang istri yang terbilang ayu, pergi dari rumah bersma pria idaman lain (PIL) dan sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.

Peristiwa yang cukup menggemparkan warga Desa Rimbaalai Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin itu terjadi, Sabtu (28/5/2011), sekitar 15 menit selesai dari pesta pernikahan di gelar. Hal itu terungkap dari laporan yang disampaikan suami Pardila, Fikri ke Mapolsek Pangkalan Balai, Minggu (29/5/2011).

Ia tidak senang dengan perbuatan pelaku yang diketahui bernama Rizal yang di sudah punya istri dan anak, tetapi membawa lari istri yang baru dinikahinya tersebut. Kejadian yang cukup menghebohkan tersebut terjadi sekitar pukul 22.00, bermula dari kedua pengantin Pardila dan Fikri melaksanakan pesta pernikahan di Desa Rimbaalai Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin.

Pesta berakhir sekitar pukul 22.00 dan pasangan suami istri yang melaksanakan ijab Kabul, Sabtu (28/5/2011) pagi tersebut kembali ke rumah mempelai perempuan, dan keduanya masuk ke kamar pengantin untuk mengganti pakaian.

Setelah selesai mengganti pakaian, mempelai laki-laki Fikri keluar dan berbincang dengan teman-temannya di ruang tamu rumah, sedangkan istrinya Pardila masih berada di kamar bersama sejumlah kerabat yang membantunya melepaskan pakaian pengantin tersebut.

Tak berapa kemudian, Pardila menyuruh kerabatnya tersebut keluar untuk membeli makanan karena terasa lapar. Pada saat kerabatnya tersebut keluar dan membeli makanan, rupanya dimanfaatkan Pardila untuk mengemas pakaian dan tas berisi pakaian tersebut di lemparkannya ke belakang rumah melalui jendela kamar. Di luar sudah menunggu pelaku, Rizal. Keduanya lantas kabur dan tak diketahui keberadaannya


sumber:http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Kawin-Lari.jpg
Read More >>

Minggu, 29 Mei 2011

Pasangan Mesum Ini Bertelanjang Dada

Pasangan Mesum Ini Bertelanjang Dada

Sejumlah warga Kelurahan Tamamau, Kecamatan Panakkukang, Makassar, membekuk dua pasangan mesum yang sedang berduaan di dalam kamar kosan yang berada di Jl Meranti I, Sabtu (28/5/2011) dini hari.

Pasangan muda mudi yang ditemukan warga, Aswar (23) warga Jl Minasa Upa dan widyawati (20) warga Jl Meranti I, didapati sedang telanjang dada di atas kasur kamar kosan Widya. Setelah dibekuk warga, mereka kemudian digiring ke Mapolsek Panakkukang

Menurut warga sekitar, penggerebekan di kosan tersebut berawal ketika warga melihat sepeda motor milik Aswar yang masih terparkir di depan kosan Widya ditas pukul 22.00 wita. " Kosan tersebut memiliki aturan untuk tidak bertamu di atas pukul 22.00 wita, " kata warga yang tidak mau menyebutkan namanya.

Setelah sepakat, sejumlah warga mendobrak pintu kamar kosan Widya dan mendapati pasangan muda mudi tersebut sedang berduaan di dalam kamar. " Kami lalu menyuruh mereka berpakaian dan melaporkan mereka ke Polsek Panakkukang, " ujar warga.

Menurut Kanitreskrim Polsek Panakkukang, Iptu Dhimas Prasetyo, pihaknya telah telah menerima laporan tersebut. Ia juga menambahkan bahwa pasangan tersebut akan diperiksa dan dikembalikan ke keluarga mereka masing-masing. 
Read More >>

Ada dalam Satu Gubuk Tengah Malam, 3 Remaja Ditangkap






Warga Desa Tambon Tunong Kecamatan Dewantara Aceh Utara, Kamis (26/5/2011) sekitar pukul 00.30 WIB, menciduk dua remaja pria bersama seorang remaja wanita yang kumpul dalam satu gubuk di desa setempat.

Belakangan diketahui APS (17), warga Desa Batuphat Timur Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe sudah menikah dengan warga Aceh Tamiang. Sedangkan dua remaja prianya, MHF (18) dan RZM (18), keduanya warga Desa Tambon Tunong.

Ketua WH Aceh Utara Tgk Azhari melalui Komandan WH Posko Barat, Tgk Baharuddin kepada Prohaba, Jumat (27/5/2011) menyebutkan, setelah ditangkap kemudian mereka langsung diserahkan warga untuk dilakukan proses pembinaan dan juga penyelesain ke posko WH wilayah Barat.

Menurut keterangan warga, mereka berhasil ditangkap karena warga curiga melihat ada remaja asing mendatangi kawasan tersebut, sehingga langsung memantau gerak gerik wanita tersebut.

Saat mereka sedang berada digubuk belakang rumah RZM, warga langsung menangkap mereka. ”Pengakuan ketiga mereka di lokasi itu belum berbuat apa-apa. Namun, mereka tetap menyalahi aturan berkumpul bukan dengan muhrimnya dan sudah larut malam di tempat sunyi, karena itu mereka akan kita bina juga proses penyelesaian,” katanya.

Sumber
Read More >>

Warga Gerebek Muda-mudi Mesum di Kos

Warga Gerebek Muda-mudi Mesum di Kos


Sejumlah warga Kelurahan Tamamau, Kecamatan Panakkukang, Makassar, mendapati dua pasangan mesum yang sedang berduaan di kamar kosan yang berada di Jl Meranti I, Sabtu (28/5/2011).

Pasangan muda-mudi yang digerebek warga, yakni, Aswar (23) warga Jl Minasa Upa dan widyawati (20) warga Jl Meranti I, sedang telanjang dada di dalam kamar kosan Widya.
Setelah dibekuk warga, mereka kemudian digiring ke Mapolsek Panakkukang

Menurut warga sekitar, penggerebekan di kosan tersebut berawal ketika warga melihat sepeda motor milik Aswar yang masih terparkir di depan kosan Widya di atas pukul 22.00 Wita.

"Kosan tersebut memiliki aturan untuk tidak bertamu di atas pukul 22.00 Wita," kata warga yang tidak mau menyebutkan namanya.

Setelah sepakat, sejumlah warga mendobrak pintu kos Widya dan mendapati pasangan tersebut berduaan di kamar. "Kami lalu menyuruh mereka berpakaian dan melaporkan mereka ke Polsek Panakkukang," ujar warga tersebut.

Menurut Kanitreskrim Polsek Panakkukang, Iptu Dhimas Prasetyo, pihaknya telah menerima laporan tersebut. Ia juga menambahkan bahwa pasangan tersebut akan diperiksa terkait perbuatan mesum yang mereka lakukan.




sumber:http://www.tribunnews.com/2011/05/29/warga-gerebek-muda-mudi-mesum-di-kos
Read More >>

Sabtu, 28 Mei 2011

Jadi Penumpang Terakhir Mahasiswi Diperkosa Supir Angkot

Hati-hati saat menumpang kendaraan angkutan umum apalagi menjadi penumpang terakhir. Seperti yang dialami DY (23) warga Jl Andi Mangerangi, Kecamatan Tamalate. Ia melaporkan tindak pemerkosaan yang dilakukan sopir angkutan antar kota dalam provinsi Kabupaten Luwu-Makassar, .



Akibat kejadian tersebut korban mengalami shok berat hingga kerap menangis ketika mengingat kembali kejadian tersebut. Kejadian berawal korban berangkat dari Kabupaten Belopa dengan menggunakan angkutan antar kota dalam provinsi jenis toyota Avanza hitam. Korban merupakan penumpang terakhir angkutan tersebut.


Ketika berada tiba di Kota Makassar, Sopir angkutan tersebut kemudian berhenti di lorong sepi tidak jauh dari tempat tinggal korban dan memaksa korban menanggalkan pakaiannya. “Pelaku mengancam saya untuk membuka pakaian dan kalau saya tidak menurut saya akan dibunuh,” kata korban ketika berada di Polsek Tamalate. Menurut Kanitreskrim Iptu Ahmad Canggi, kasus tersebut masih dalam penanganan kepolisian. 
Read More >>

Kamis, 26 Mei 2011

Video Polisi Telanjangi Perempuan Beredar di YouTube








Sejumlah polisi diduga menelanjangi seorang perempuan muda yang mereka sempat tahan. Si perempuan malang ini ditelanjangi dengan janji akan dilepas.

Petugas kepolisian yang jumlahnya 15 orang termasuk tiga di antaranya perempuan sudah di-nonaktifkan setelah video tersebut beredar diYouTube. Seorang polisi memaksa perempuan bersangkutan menari telanjang sementara yang lainnya asyik bertepuk tangan.

Perempuan ini ditangkap bersama seorang teman prianya di perbatasan Kota Tijuana, Meksiko, dengan tuduhan mencuri kartu debit bank dan juga check.

Sesaat setelah video beredar, Wali Kota Tijuana Carlos Bustamente mengumumkan penonaktifan 15 aparat polisi yang dianggap terlibat dalam tindakan tak bermoral. Penonkatifan ini juga dilakukan terhadap Victor Manuel de la Cruz Candelaria, kepala distrik Victor Manuel de la Cruz Candelaria.




sumber:http://www.tribunnews.com/2011/05/26/video-polisi-telanjangi-perempuan-beredar-di-youtube
Read More >>

Selasa, 24 Mei 2011

Pelajar SD Tanya Presiden Mandi Berapa Kali Sehari



Mewawancarai seorang kepala negara bagi para wartawan adalah kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan sehingga daftar pertanyaan yang disiapkan harus berkaitan dengan isu-isu penting terkini. Namun, akan berbeda apabila yang mewawancarai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah para wartawan cilik yang masih pelajar sekolah dasar (SD).

Pertanyaan yang dilontarkan oleh para pelajar asal Bandar Lampung dalam wawancara dengan Presiden Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Rabu, salah satunya adalah berapa kali Presiden mandi dalam satu hari.

Menurut salah satu pewawancara, Naura yang masih duduk di kelas enam sekolah dasar, Presiden Yudhoyono menjawab ia mandi dua kali sehari seperti layaknya orang-orang biasa.

Namun, ia bisa mandi lebih dari tiga kali sehari apabila berolahraga.

Pertanyaan polos itu, menurut Naura, justru dititipkan oleh Gubernur Lampung agar ditanyakan kepada Presiden Yudhoyono.

"Kita dipesenin Gubernur Lampung, kalau ketemu Presiden ditanya sehari mandi berapa kali," ujarnya.

Naura pun berceloteh tentang latihan yang harus dijalani oleh para wartawan cilik yang mewawancarai Presiden Yudhoyono untuk diterbitkan oleh surat kabar Lampung Pos itu.

Sebelum mewawancarai Presiden yang didampingi oleh Ani Yudhoyono, anak-anak itu menjalani simulasi tanya-jawab dengan Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha yang berpura-pura sebagai presiden.

"Kita simulasi, latihan dulu. Yang jadi Presiden itu pura-puranya Julian. Kita wawancara seperti biasa, bertanya," ujarnya.

Pertanyaan yang terlontar dari para wartawan cilik itu kepada Presiden, antara lain apakah kepala negara pernah manja sejak kecil karena terlahir sebagai anak tunggal dan apakah Presiden pernah nakal semasa anak-anak.

"Kalau nakal katanya ya pernahlah, bolos sekolah, kalau hujan banjir yang sudahlah `gak? sekolah. Teman-temannya distrap, dia juga ikutan distrap. Jadi yang paling berkesan, yakni kebersamaan dengan kawan-kawannya," tutur Naura.

Bagaimanapun, pengalaman mewawancarai seorang kepala negara amat berkesan bagi anak-anak itu sehingga salah satu pewawancara, Triaji Giodani, menampar-nampar pipinya begitu keluar dari ruangan di Istana Negara.

"Senang ya, tapi deg-degan. Aku gak nyangka itu mimpi atau bukan, setelah keluar tampar-tampar pipi. Ternyata sakit, ternyata tidak mimpi," celotehnya.

SUMBER
Read More >>

Perwira Polisi Selingkuhi Anggota Polwan Polda NTT





Anggota Polwan Polda NTT berinsial Briptu ES akan segera diperiksa penyidik Propam Polda NTT. Briptu ES dipergoki sedang berduaan dengan AKBP M di kamar kos miliknya. Keduanya diduga menjalin hubungan asmara tanpa ikatan sah.



Kapolda NTT Brigjen Polisi Yorri Yance Worang melalui Kasubdit Penerangan Umum Humas Polda NTT, Kompol Antonia Pah ketika dikonfirmasi, Senin (23/5/2011), mengatakan, kasus dugaan perzinaan itu telah ditangani penyidik Propam Polda NTT.



Beberapa saat setelah keduanya yaitu AKBP M dan Briptu ES digrebek menurut Antonia Pah, langsung dibawa ke Provos Polda NTT untuk dimintai keterangan. "Keduanya sempat diambil keterangannya," kata Antonia Pah.



Dia mengatakan, pihak Polda NTT akan berkordinasi dengan Polda Jawa Tengah untuk kepentingan pemeriksaan terhadap AKBP M yang sudah dimutasikan ke Semarang. (*)




sumber:http://www.tribunnews.com/2011/05/23/perwira-polisi-selingkuhi-anggota-polwan-polda-ntt
Read More >>

Senin, 23 Mei 2011

Pasangan Nakal Tertangkap Bercinta di Lapangan Parkir



Sebuah lapangan parkir yang tak digunakan lagi di sebuah perumahan ternyata menjadi tempat ajang bercinta pasangan muda. Demikian dilansirAsiaOne, Senin (23/5/2011).

Warga di sekitar Bukit Batok central, Singapura, sering menemukan pasangan bercinta dan tak hanya itu, karena lapangan parkir bertingkat itu menjadi tempat berjemur pasangan muda yang berada pada lantai paling atas parkiran tersebut.

Seorang warga yang melintas sempat mengabadikan adegan hot pasangan muda yang tak menduga jika aksi mereka ini tertangkap kamera dan beredar di dunia maya.



Read More >>