Sabtu, 25 Juni 2011

. Lukisan Telanjang Terjual Rp 973 Miliar

Wow... Lukisan Telanjang Terjual Rp 973 Miliar



Siapa yang tak mengenal pelukis sekaliber Pablo Picasso. Karya-karyanya selalu terjual dengan harga selangit. Kali ini salah satu lukisannya yang berjudul Nude, Green Leaves and Bust (Telanjang, Daun Hijau dan Payudara) terjual dengan harga fantastis, 106,5 juta dolar AS atau sekitar Rp 973 miliar!

Lukisan ini dijual melalui proses lelang di Balai Lelang Christie’s New York waktu setempat. Dengan harga itu lukisan ini bergelar karya seni termahal dunia, mengalahkan rekor dunia sebelumnya, yang dipegang patung karya Alberto Giacometti berjudul Walking Man I (Pria Berjalan I). Patung perunggu ini terjual dengan harga104.3 juta dolar AS (Rp 953,6 miliar) saat lelang di rumah lelang Sotheby’s, di London, Februari lalu.

Awalnya harga lukisan Picasso ditaksir 70 juta dolar AS (Rp 640 miliar) hingga 90 juta dolar AS (Rp 822 miliar). Lelang itu hanya diikuti delapan peserta, baik hadir di balai lelang ataupun melalui sambungan telepon.

Hanya dalam waktu sembilan menit, lukisan jatuh ke tangan penawar melalui telepon. Sayangnya pihak Christie’s tidak menyebutkan identitas pembeli lukisan ini.

Lukisan sebenarnya dilepas dengan harga 95 juta dolar AS (Rp 869 miliar) namun setelah dihitung dengan biaya tambahan dan komisi rumah lelang, maka totalnya mencapai 106.482.500 dolar AS (Rp 973 miliar).

“Hasil akhir lelang malam ini (kemarin, Red) menunjukkan kepercayaan pasar, demikian pula dengan antusiasme publik yang menanti-nanti dilepasnya hasil karya berkualitas tinggi,” ujar Conor Jordan, Kepala Seni Modern Balai Lelang Christie’s.

Lukisan yang memiliki panjang 1,5 meter dan lebar 1,2 meter ini dibuat Picasso tahun 1932. Picasso mencoba menggambarkan dirinya yang tengah merenung, sembari memandang ke arah kekasihnya, Marie-Therese Walter yang sedang telanjang.

Terakhir kali, lukisan ini dimiliki pelindung seni asal California, Frances Lasker Brody. Ia membelinya tahun 1950-an dan menyimpannya sebagai properti keluarga. Lukisan ini hanya pernah dipamerkan satu kali di Los Angeles pada 1961, untuk memperingati ulang tahun Picasso ke 80.

“Ketika kami melihat ke kediaman Brody bulan November kemarin, merupakan pengalaman luar biasa,” imbuh Jordan.

Sebagian hasil penjualan akan disumbangkan untuk Perpustakaan Huntington, Koleksi Seni dan Taman Botani di San Marino, California, dimana Brody merupakan salah satu pengurusnya.

Lukisan milik Picasso yang pernah terjual dengan harga paling mahal sebelumnya adalah Garcon a la Pipe atau Boy With a Pipe (The Young Apprentice) dengan harga 104,2 juta AS (Rp 952,7 miliar). Lukisan ini dijual di balai lelang Sotheby’s di New York tahun 2004. Rencananya, Rabu (5/5) waktu setempat, lukisan Picasso yang jarang dipertontonkan ke publik akan dilelang di Sotheby’s.

Lukisan tersebut berjudul Woman in a Hat, Bust yang dibuatnya pada tahun 1965. Lukisan ini terinspirasi Jacqueline Roque, cinta terakhir Picasso. Diperkirakan lukisan ini bisa terjual dengan harga 8 juta dolar AS (Rp 73,1 miliar) hingga 12 juta dolar AS (Rp 109,7 miliar).

Karya ini tergantung selama 50 tahun di apartemen Patricia Kennedy Lawford di Manhattan, Kota New York. Lawford merupakan saudara perempuan mendiang Presiden AS, John F Kennedy. Pihak keluarga Lawford memutuskan untuk menjualnya.

Sementara dari koleksi milik keluarga Brody, beberapa karya milik Matisse, Braque dan Giacometti rencananya akan dijual di balai lelang Christie dalam beberapa pekan mendatang.

Rekor karya seni sebelumnya, Walking Man I, sempat mengalahkan rekor harga jual lukisan Picasso, Garcon a la Pipe. Giacometti, seniman asal Swiss yang meninggal tahun 1966 ini, menciptakan patung tersebut tahun 1961 dan diselesaikannya pada tahun 1962. Menurutnya hasil akhir patung tersebut mewakili sensasi yang dirasakannya saat melihat seorang wanita.

Sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Post