Kamis, 09 Juni 2011

Khadafi Dituduh Memerintahkan Perkosaan Massal

Khadafi Dituduh Memerintahkan Perkosaan Massal


Penyelidik memiliki bukti bahwa pemimpin Libya Muammar al-Khadafi memerintahkan pemerkosaan massal dan membeli sejumlah kontainer obat-obatan seks.

"Hal ini bertujuan mendorong pasukan untuk menyerang perempuan," kepala jaksa ICC Luis Moreno-Ocampo mengatakan Rabu (8/6/2011), kepada AFP.

Luis Moreno-Ocampo mengatakan akan membuktikan kasus baru perkosaan massal yang dilakukan Khadafi. Sementara itu, Mahkamah Pidana Internasional mengharapkan keputusan hakim dalam beberapa hari ini untuk tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dituduhkan kepada pemimpin Libya, putranya dan kepala intelijennya.

"Sekarang kita mendapatkan beberapa informasi bahwa Khadafi sendiri memutuskan untuk melakukan pemerkosaan dan ini fakta baru," kata Moreno-Ocampo.

Dia mengatakan ada laporan-laporan dari ratusan wanita yang diserang di beberapa daerah di Libya. "Ada bukti pihak wewenang Libya membeli "Viagra", obat-obatan seks dan memberikannya kepada pasukan sebagai bagian dari kebijakan resmi untuk melakukan pemerkosaan," Moreno-Ocampo mengatakan.

"Mereka membeli wadah untuk meningkatkan kemungkinan perempuan diperkosa," katanya.

Menurut keterangannya, awal menerima laporan ini, pihaknya meragukan hal itu. Tidak pernah ada pola yang digunakan untuk mengontrol populasi, dengan melakukan perkosaan. "Itulah mengapa kita harus ragu di awal, tapi sekarang kita lebih yakin bahwa ia memutuskan untuk hal itu," tegasnya.

"Ini sangat buruk - di luar batas, saya akan mengatakan sebelumnya tidak diketahui bahwa rezim Khadafi menggunakan senjata pemerkosaan sebagai senjata terhadap lawan politiknya," Moreno-Ocampo mengatakan.

Namun dia juga mengatakan dirinyaa harus menemukan bukti bahwa pemimpin Libya telah memberikan perintah untuk tindakan tersebut. Sebagaimana diketahui, bulan Maret lalu, seorang wanita Libya membuat berita kepada dunia internasional mengenai hal senada. Ketika dia memasuki sebuah hotel di Tripoli, dia telah diperkosa oleh pasukan Khadafi.








Sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Post